Jenis Rumah

Kenali Jenis Rumah yang Cocok Dengan Keinginan Anda

September 18, 2023

Jenis rumah yang tersedia untuk hunian di tempat tinggal sangat beragam. Selain rumah tapak dan apartemen, ada rumah tipe cluster yang terdiri dari beberapa unit berjejer dalam area satu kawasan. Selain itu, ada juga rumah townhouse yang memiliki struktur mirip dengan rumah tapak tetapi lebih sempit, dan terhubung dengan rumah-rumah di sekitarnya.

Ada pula rumah villa yang biasanya terletak di daerah perumahan eksklusif, dan memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Serta rumah petakan, yang terdiri dari beberapa unit terpisah dan memiliki akses langsung ke jalan utama. Dengan ketersediaan beragam jenis hunian ini, setiap individu dapat memilih yang tepat yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka.

Secara keseluruhan, rumah memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Selain sebagai tempat tinggal, rumah juga memberikan identitas, menjadi tempat berkumpulnya keluarga, dan memberikan perlindungan serta kenyamanan bagi penghuninya. Rumah menjadi tempat di mana seseorang dapat merasa benar-benar berada di “rumah” dan mengembangkan diri secara pribadi dan sosial.

Jenis Rumah Tempat Tinggal

Contoh Rumah Apartemen
Contoh Rumah Apartemen

Menurut Richard Untermann dan Robert Small (1986) dalam bukunya yang berjudul Perencanaan Tapak untuk Perumahan, terdapat delapan jenis rumah yang dapat dikelompokkan, antara lain:

1. Detached House

Detached house (rumah tunggal) adalah rumah yang berdiri sendiri dan tidak terhubung dengan bangunan lain. Jenis rumah ini sering dihuni oleh keluarga yang menginginkan ketenangan dan privasi dalam hidup mereka. Biasanya, rumah tunggal juga dibangun di atas tanah yang lebih luas daripada ukuran rumah itu sendiri.

Contoh-contoh rumah tunggal termasuk vila, cottage, bungalow, dan mansion. Rumah-rumah ini sering kali memiliki desain dan fasilitas yang mewah, memberikan kenyamanan dan keistimewaan bagi penghuninya.

2. Semi-detached House

Semi-detached house (rumah kopel) adalah jenis rumah yang memiliki sekat di kanan dan kirinya dengan ukuran yang sama besar. Tujuan utama dari pembangunan rumah dengan model seperti ini adalah untuk menghemat lahan. Rumah kopel seringkali dimanfaatkan oleh pemiliknya untuk berbisnis sewa rumah tinggal, baik dalam bentuk kontrakan maupun kos-kosan.

Dengan adanya sekat yang memisahkan setiap sisi rumah, pemilik dapat menyewakan setiap sisi secara terpisah kepada penyewa yang berbeda. Hal ini memungkinkan pemilik rumah untuk mendapatkan penghasilan yang lebih dari satu sumber, sehingga menjadi pilihan yang menarik dalam investasi properti. Selain itu, rumah kopel juga memberikan privasi yang lebih baik bagi setiap penyewa, karena setiap sisi rumah memiliki pintu dan akses yang terpisah.

3. Town House

Town house (rumah kota) memiliki desain yang mirip dengan rumah kopel, namun memiliki tambahan area parkir yang memadai di bagian depannya. Model rumah town house ini sering digunakan dalam perumahan sebagai unit-unit hunian. Desainnya yang kompak dan fungsional membuat rumah kota menjadi pilihan yang populer bagi mereka yang mencari hunian yang efisien dan praktis.

Dengan adanya area parkir yang memadai, penghuni rumah kota dapat dengan mudah mengakses kendaraannya tanpa perlu khawatir dengan masalah parkir. Rumah kota juga sering dilengkapi dengan taman kecil atau pekarangan yang tidak terlalu luas namun tetap bisa memberikan kesan nyaman dan asri.

4. Flat House

Flat house (rumah susun) atau apartemen, merupakan rumah yang bersifat fleksibel karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan penghuninya. Konstruksi rumah susun memungkinkan untuk diatur ulang sesuai dengan keinginan, sehingga ruangan-ruangan di dalamnya dapat diubah sesuai dengan kebutuhan penghuni. Selain itu, rumah susun juga memiliki isi yang ganda, yang berarti dilengkapi dengan ruang-ruang yang terletak di dalam dan luar unit.

Keberadaan ruang-ruang tersebut dapat memberikan penghuni fasilitas tambahan seperti kolam renang, gym, taman, atau area bermain anak. Saat ini, rumah susun banyak didirikan di lingkungan perkotaan karena terbukti efektif dalam mencukupi kebutuhan akan tempat tinggal dengan harga yang relatif terjangkau. Rumah susun menjadi solusi bagi masyarakat perkotaan yang membutuhkan tempat tinggal dengan harga terjangkau namun tetap nyaman dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.

5. Patio House

Patio house adalah rumah ini memiliki keunikan yang cukup menarik, yaitu adanya pekarangan di dalamnya. Tidak seperti rumah pada umumnya yang memiliki pekarangan di bagian depan atau belakang, rumah ini mempunyai pekarangan yang terletak di tengah-tengah rumah. Hal ini memberikan suasana yang berbeda dan memberikan keindahan tersendiri.

Selain itu, pintu masuk rumah ini juga terletak di bagian tengah, sehingga menciptakan kesan simetris dan harmonis. Ruang-ruang di dalamnya diatur secara berderetan dengan pagar tinggi menjulang yang mengelilinginya, memberikan privasi dan keamanan bagi penghuninya. Dengan desain yang unik dan menarik ini, rumah ini menjadi tempat tinggal yang istimewa dan unik.

6. Maisonette House

Maisonette house ialah rumah ini merupakan sebuah inovasi arsitektur yang memiliki konsep unik, dengan daya tampung yang besar namun dengan ketinggian bangunan yang cukup rendah. Meskipun begitu, rumah maisonette ini telah menjadi standar bagi rumah yang ramah lingkungan di seluruh dunia.

Konsep rumah ini memanfaatkan area vertikal lebih banyak daripada area horisontal. Dengan demikian, rumah ini tidak hanya memberikan ruang yang luas, tetapi juga mengoptimalkan penggunaan lahan yang terbatas. Dalam desainnya, rumah maisonette ini mampu menyediakan tempat tinggal yang nyaman dan fungsional bagi penghuninya, sambil tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan dan efisiensi energi. Rumah ini menjadi pilihan ideal bagi mereka yang peduli dengan lingkungan dan ingin hidup dalam lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Jenis Rumah Berdasarkan Penggunaan

Contoh Rumah Tunggal
Contoh Rumah Tunggal

Dalam hal penggunaannya, rumah dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis yang berbeda, yakni:

1. Rumah Bukan Tempat Tinggal

Rumah bukan tempat tinggal adalah jenis rumah yang dibangun dalam kondisi darurat sebagai tempat tinggal sementara. Rumah ini biasanya didirikan dalam situasi bencana alam seperti gempa bumi, banjir, atau kebakaran yang mengakibatkan kehilangan tempat tinggal. Tujuan utama dari rumah bukan tempat tinggal adalah untuk memberikan perlindungan dan tempat berlindung bagi orang-orang yang kehilangan rumah mereka.

Rumah ini sering kali dibangun dengan bahan sederhana dan mudah dipindahkan, sehingga memungkinkan mereka untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman jika perlu. Rumah bukan tempat tinggal juga dapat menjadi tempat penampungan sementara bagi para pengungsi atau orang-orang yang terlantar karena konflik atau perang. Meskipun hanya sementara, rumah bukan tempat tinggal penting dalam memberikan rasa aman dan perlindungan bagi mereka yang mengalami situasi darurat.

2. Rumah Berpindah Tempat

Rumah berpindah tempat adalah jenis rumah yang dirancang untuk dapat dipindahkan dengan mudah dari satu lokasi ke lokasi lain. Ini bisa terjadi karena rumah ini dibangun dengan bahan-bahan yang ringan dan memiliki struktur yang dapat dibongkar pasang. Rumah berpindah tempat sering digunakan dalam situasi yang membutuhkan mobilitas tinggi, seperti proyek konstruksi atau tempat-tempat yang sementara.

Keuntungan dari rumah berpindah tempat adalah fleksibilitasnya, yang memungkinkan penghuninya untuk dengan mudah memindahkan rumah mereka sesuai kebutuhan mereka. Meskipun rumah ini mungkin tidak memiliki stabilitas atau kekuatan yang sama dengan rumah konvensional, mereka tetap memberikan tempat tinggal yang nyaman dan fungsional bagi penghuninya.

3. Rumah Majemuk

Rumah majemuk adalah jenis rumah yang memiliki beberapa pintu sebagai jalur keluar-masuk. Keberadaan beberapa pintu ini memberikan kemudahan akses bagi penghuni rumah untuk masuk dan keluar tanpa tergantung pada satu pintu utama. Selain itu, rumah majemuk juga memberikan fleksibilitas dalam hal pengaturan ruangan dan privasi antara penghuni rumah.

Misalnya, dengan adanya beberapa pintu, penghuni rumah dapat memilih pintu mana yang ingin mereka gunakan untuk mengakses area tertentu, seperti pintu belakang untuk masuk ke dapur atau pintu samping untuk langsung menuju taman belakang. Dengan demikian, rumah majemuk memberikan kebebasan dan kemudahan bagi penghuninya dalam mengatur dan mengakses ruang-ruang yang ada di dalamnya.

4. Rumah Tunggal

Rumah tunggal adalah jenis rumah yang memiliki pintu utama yang terpisah dan memiliki akses jalan masuk-keluar sendiri. Ini berarti rumah ini tidak berbagi akses dengan rumah-rumah lain di sekitarnya. Dengan memiliki pintu utama yang terpisah, rumah tunggal memberikan privasi dan keamanan yang lebih bagi penghuninya.

Selain itu, akses jalan masuk-keluar yang terpisah juga memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi penghuni rumah untuk masuk dan keluar. Rumah tunggal sering menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memiliki tempat tinggal dengan ruang pribadi yang lebih luas dan terisolasi dari lingkungan sekitar.

Jenis Rumah Berdasarkan Karakteristik

Beberapa contoh jenis bangunan rumah berdasarkan karakteristiknya adalah:

  • Rumah tunggal merupakan jenis rumah yang berdiri sendiri di suatu lokasi yang jauh dari rumah-rumah sekitarnya.
  • Rumah kopel adalah jenis rumah yang terdiri dari dua bangunan yang bergabung menjadi satu dengan atap tunggal.
  • Rumah deret merupakan rumah di mana setiap unit bangunannya bersebelahan satu sama lain.
  • Maisonette adalah tipe rumah yang memiliki dua lantai, dengan lantai pertama digunakan untuk ruang publik dan lantai kedua digunakan untuk ruang pribadi.
  • Rumah inti adalah rumah yang memiliki ruangan-ruangan utama namun tidak dilengkapi dengan semua fasilitas.
  • Rumah sub-inti adalah sebuah tempat tinggal yang bertujuan untuk menyokong eksistensi rumah inti.
  • Rumah tumbuh merujuk pada rumah yang dibangun secara bertahap sesuai dengan kemampuan finansial pemiliknya, namun desain keseluruhan sudah direncanakan sebelumnya.
  • Rumah berjenjang adalah jenis rumah yang dibuat dengan membangun lantai-lantai secara bertingkat dan umumnya ditempatkan di lahan yang memiliki kemiringan.
  • Rumah split-level adalah jenis rumah yang memiliki ruangan-ruangan yang terbagi secara terpisah dengan menggunakan metode split.
  • Rumah court ialah sebuah rumah yang memiliki sebuah halaman terbuka di bagian tengahnya.
  • Rumah susun merupakan hunian yang terletak dalam sebuah bangunan tinggi yang memuat beberapa unit rumah dalam satu tempat.